Showing posts with label Quote. Show all posts
Ketika badanmu tidak mampu terangkat dari kasur,
mungkin ia
sedang merindukan mimpi – mimpi yang sulit membuatmu terbangun.
Ketika matamu terpejam erat,
mungkin ia sedang mencoba
membayangkan pergi ke tempat yang paling jauh.
Ketika jari tanganmu saling melipat kuat,
mungkin ia sedang
berdoa untuk kebahagiaan.
Ketika kakimu lurus selonjor,
mungkin ia sedang ingin beradu
lari dengan angin di alam bebas.
mungkin ia sedang berpikir : bagaimana caranya untuk memulai ?
Tegak,
"Kamu adalah batu yang terkeras yang pernah ada, yang menantang angin di tengah deburan ombak, yang tak terkalahkan. Terpancang tegak menantang, menatap lautan biru nan luas, dan tak gentar.
Dunia tidak bisa mendiktemu dalam keangguhannya, merekalah yang akan melihatmu dengan menutup malu...
menulis,
Ada yang menulis sebagai profesi, karya yang menghidupinya.
Ada yang menulis sebagai terapi, hidup yang menghidupinya.
SMS,
Saat malam dengan lamunan, tiba-tiba sms masuk :"Pada awalnya semua orang bangga dengan pililhanya. Tapi pada akhirnya, tidak semua orang setia pada pilihannya. Saat ia sadar bahwa yang dipilihnya mungkin tidak sepenuhnya seperti yang diimpikannya. Karena yang tersulit bukanlah memilih, tapi bertahan pada pilihan. Right ?"Ya, kita akan dihadapkan dengan banyak pilihan. Merah. Biru. Kuning. Putih. Hitam. Kalau memilih karena terdesak, suatu saat nanti kita akan tersentak, karena yang sempurna cuma ada di impian. Selebihnya, hanya pahit. Sebelum ingin merasakan manis, lebih baik mempersiapkan lidah untuk pahit. Agar tidak main-main dengan pilihan.
Karena yang tersulit bukanlah memilih, tapi bertahan pada pilihan...
Kamu Tahu ?
Kamu tahu apa itu ketenangan ?
Adalah aliran sungai yang
mengalir dengan santai. Kemudian ada dedaunan yang mengikuti alurnya. Terbawa
aliran itu sampai jauh tanpa diminta. Keasyikannya melebihi bianglala di pasar
malam atau permainan lain yang kubayangkan. Rasanya seperti menikmati masakan
lezat di bawah lampu taman warna jingga dengan minuman hangat. Ada seorang
pelayan yang ramah menawarkan kita makan dan minum saat habis. Duduk
berhadapan denganmu. Kita bicara dengan pelan dan perlahan. Kamu anggun dengan
tawa kecil dan pakaian yang telah dipersiapan dengan detail. Ya, hanya kita
berdua.
Kamu tahu apa itu kejujuran ?
Adalah pertanyaan yang sering
keluar yang tidak pernah diinginkan itu. Itu menandakan semakin penting
keberadaanmu. Seperti malam yang tidak bisa membuatku tidur. Darah yang
mengalir kencang melewati urat – urat nadi. Mungkin nadiku diciptakan hanya
untuk menyampaikan pesan ketika merindu. Setiap malam yang terjaga, selalu
bermimpi di tempat kamu berada. Seperti bunyi pukulan penjaga malam di tiang
listrik tiap jam, menandakan betapa sering aku mengingatmu tiap malam. Binatang
malam yang bosan mendengar umpatan, karena mereka mengacaukan ingatan saat bersamamu
ditiap gerakan. Ya, hanya aku dan ingatanku.
Kamu tahu apa itu kekuatiran ?
Adalah segala cara apapun yang
bisa ditukar dengan bahagiaku, jika aku mendengar kamu mengerang kesakitan.
Jika aku tahu, hidupmu diratapi dengan kesendirian dan kesakitan. Seperti para pecandu yang
tidak tahu cara menikmati hidup. Aku bersedia mengantarmu ke tempat yang tidak
pernah di sentuh siapapun. Demi apapun aku bersedia menemani saat kesendirian
hinggap. Seperti para pemusik dengan saxophone dan piano mengalun irama musik
jazz, penuh improvisasi nada minor yang mengejutkan namun enak dinikmati. Atau
kamu ingin badut warna warni berbentuk kartun yang didandani sedemikan rupa,
aku akan menyiapkan peluru untuk melucu kapan pun. Ini sulit bagiku. Tapi
okelah. Demi sebuah jenuh yang saling bergiliran. Semua harus kembali utuh
dengan lengkuk senyum yang pertama kali saat manusia percaya kebahagiaan. Ya,
hanya aku dan sakitmu.
Kamu tahu apa itu kesendirian ?
Adalah segala cara dilakukan di
tempat keramaian demi kesenangan. Seperti keutuhan dalam perjalanan yang tidak pernah habis
dimaki. Seperti berjalan di garis pantai menatap ke depan dengan pandangan yang
luas, terkaget, ternyata aku jalan sendiri. Kesendirian adalah paradoks : sepi yang selalu ada di tempat ramai. Seperti dua mata sisi mata uang yang tidak akan laku jika tidak ada sisi
lain. Sepi adalah keengganan berdiri asyik dengan lamunan yang tidak kunjung
selesai. Sepi adalah kemuakan dengan rumus relativitas yang tergantung dari
subjektivitas. Kamu adalah rumus absolut, kata Newton berada dimana pun dalam
ruang dan waktu. Ya, keheningan yang paling senyap adalah penuh harapan
kebersamaan.
Ungkap,
Kejujuran yang terungkap lebih baik dari pada rayuan yang membohongi.
Saya percaya kejujuran tentang perasaan memberi arti penting dari keberadaan. Kejujuran yang tidak sengaja terungkap adalah lebih baik dari pada mengendap. Adalah baik bagi seorang manusia punya perasaan terus menerus ditunjukan agar dirinya merasa lebih baik. Karena ia sedang berdamai dengan dirinya sendiri.
Saya percaya kejujuran tentang perasaan memberi arti penting dari keberadaan. Kejujuran yang tidak sengaja terungkap adalah lebih baik dari pada mengendap. Adalah baik bagi seorang manusia punya perasaan terus menerus ditunjukan agar dirinya merasa lebih baik. Karena ia sedang berdamai dengan dirinya sendiri.
Rayuan hanya kebohongan omong kosong. Rayuan hanya akan membawa sesat. Bedil tanpa peluru. Rayuan adalah bualan kampungan yang tidak pernah laku dijual. Rayuan adalah kejatuhan bagi perasaan. Begitu meracuni.
#9
Angin semilir masuki permukaan kulit yang berkeringat. Masuk dari celah kemeja lusuh. Kemeja biru diantaranya ada gulungan lengan. Kamu tidak terlihat letih, kawan?
Ah, letih hanya sesaat. Mimpi lah yang kekal.
Juga alur air permukaan sungai. Bergejolak dalam riak. Setenang itu air mengalun lembut di antaranya ikan - ikan menyembul tanda kehidupan. kamu terlihat bosan kawan?
Ah, apalah bosan. Besok pun bangkit lagi.
Kamu telentang leher kau letakan di bantal. Bisa dengan mudah bergerak sesuka hati. Corat coret dinding masih jadi pengingat. Ada sebagian tanda perhatian. Tanda tanda kekejaman waktu yang menguber laiknya penjahat. Kamu terlihat gentar?
Ah, kamu bisa saja. Ini hanya sebentar.
...
Tahu,
Kasih tidak pantas diadu.
Malaikat juga tidak usah tahu.
Biarkan cuma aku.
Lagi pula, Aku tidak sedang berlomba.
Tidak ingin juga jadi juara.
Malaikat juga tidak usah tahu.
Biarkan cuma aku.
Lagi pula, Aku tidak sedang berlomba.
Tidak ingin juga jadi juara.
Berubah,
"Jika nanti aku berubah dan bukan diriku lagi,
Tolong bawa aku pulang dengan Kasih .."
- dari Nova Margareth. S.P -
Subscribe to:
Posts (Atom)
Author
Saya punya mimpi agar bumi menjadi tempat yang paling nyaman bagi semua mahluk.
Labels
Buku Tamu
Blog Archive
-
►
2015
(15)
- December (1)
- November (1)
- September (2)
- August (2)
- May (3)
- March (1)
- February (2)
- January (3)
-
►
2013
(101)
- December (21)
- October (10)
- September (6)
- August (5)
- July (23)
- June (21)
- May (8)
- April (5)
- February (2)

