Manusia

Manusia dilahirkan tanpa diinginkan dirinya sendiri. ia tidak bisa memilih waktu untuk dilahirkan. Ia bertumbuh hari demi hari. Ia menjadi pemikir lalu memilih. Berpikir menentukan pilihan dirinya sendiri dan memilih pilihan karena orang lain. Buat saya, manusia adalah yang tidak sempurna dan terus bertumbuh vertikal dan berkembang horizontal.

Bertumbuh vertikal maksudnya adalah terus berpikir mengapa manusia dilahirkan, ia mencari jawaban atas segala sesuatu. Manusia yang sadar  akan berpikir alasan penciptaannya. Mencari jawaban atas keberadaannya. Mencari jawaban atas segala sesuatu yang terjadi pada dirinya.

Manusia yang sadar akan kehidupannnya adalah manusia yang mencari kehidupan itu sendiri.

Berkembang horizontal maksudnya adalah manusia dilahirkan tidak sendirian. Manusia sadar ada manusia lain yang lahir. Yang sama – sama juga mencari jawaban atas pertanyaannya. Saya dan manusia lainnya sama saja. Proses berkembang bisa saja menyenangkan tapi juga bisa saling menyakiti. Maka manusia punya ruang saling menjatuhkan dan saling mendukung. Manusia harus sadar bahwa tidak selamanya bertemu dengan manusia lainnya akan baik- baik saja.

Manusia adalah manusia yang bisa saja salah dan bisa saja benar. Manusia adalah manusia yang bisa saja mengakui kesalahan atau tidak. Manusia mencari agar dirinya melakukan yang terbaik. Tapi baik menurut siapa ? tapi salah menurut siapa ? maka manusia harus mengijinkan ruang evaluasi untuk dirinya sendiri. Maka manusia butuh manusia lain untuk saling mengingatkan.

Manusia bisa saja membentuk  dirinya sendiri untuk mendapatkan penghargan dari manusia lain. Manusia mencari pengakuan manusia lain.

Manusia bisa saja melakukan yang terbaik menurut dirinya, tapi tidak untuk lainnya. Tolong bantu saya jadi manusia.

Ada manusia memberikan dirinya untuk dihabisi dan kritisi untuk nilai perbuatannya oleh manusia lain agar ia tahu ada yang salah dalam dirinya. Jika ada manusia yang tidak mampu memberikan dirinya untuk dihabisi dan dikritisi mungkin manusia yang menghabisi itu yang salah.

Harus sesempurna apa manusia agar disebut sebagai manusia ?

Jika ada seonggok manusia bilang seonggok manusia lain itu lebih baik dari dirinya artinya penghinaan bagi penciptaan manusia. Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Manusia dihargai manusia bukan karena perbuataannya. Manusia dihargai manusia lain bukan karena suara mayoritas manusia. Manusia dihargai bukan karena kelengkapan organ tubuhnya.

Manusia dihargai karena keberadaannnya sebagai manusia. Titik.

Bantu saya menjadi benar-benar manusia.

Aku memilih untuk hidup. 
Kalau aku memilih mati,  tidak meresahkan, bukan karena orang lain, untuk diri sendiri,
Maka hidup harus berarti bagi semua mahluk.

Mencari definisi dari pertanyaan, 
dimana abjad aturan,
mencari-cari pembenaran, 
tak terasa waktu saling berkejaran, 
apa kejujuran dan arti kehadiran ?
bagiku, siapa yang mampu menulis untuk ketidakberhinggaan ?


Perempuan Pencipta Narasi*

Tulisan ini dibuat setelah mendengar diskusi salihara terkait perempuan dan perjuangannya. Perempuan sebagai perempuan. Perempuan bukan sebagai pria. Kalau pria bisa indentik dengan  berani dan kokoh. Bagaimana dengan perempuan ? Diskusi ini membahas perempuan yang sadar dengan jati dirinya sebagai perempuan. Dan saya setuju. 

Saya selalu terkesima dengan perempuan yang ndablek.  Perempuan yang berani menerobos batas melawan arus  karena tidak mau dikerdilkan dengan konstruksi budaya dan agama. Tidak mau menyerah dengan tafsir agama apalagi budaya.  Saya setuju. 

Diskusi ini tentang perempuan melawan dengan tulisan.  Sastra berkelamin perempuan bicara tentang perjuangan feminisme. Saya pikir, perempuan harus begitu. Apalagi jika perempuan tidak  melawan dengan bertopeng maskulinitas. Statemant yang paling saya ingat, “jika saya memakai stocking, apakah saya bukan nasionalis dan tidak boleh berjuang untuk itu,”.  Jika perempuan suka membaca roman, memang kenapa? Apakah perjuangan indentik dengan selera bacaan?

"Perempuan dan pria sama, tidak ada bedanya, selain struktur biologisnya," begitu kata seorang perempuan suatu malam. Jika  kamu yang membaca tulisan ini adalah seorang perempuan. Jika kamu adalah perempuan, dan berjuang untuk apapun, termasuk untuk kesetaraan dengan pria.  Jika kamu adalah perempuan, ingin melawan penindasan oleh pria. Jika kamu adalah perempuan dan ingin menunjukan bahwa kamu tidak bisa diremehkan oleh pria. Saya seorang pria. Pria yang mengagumi perempuan seperti kamu. 

* disini linknya --> perempuan pencipta narasi 


LPJ

Ini adalah LPJ Divisi penerbitan LPM AGRICA di kepengurusan saya. Saya kuatir file ini hilang dari laptop saya. Lagipula agar  bisa terkenang di blog saya ini. 

Sila lihat disini :)